Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang Pembuatan Abon Kering dan Tahan Lama, dengan Bahan Dasar Daging, Yuk simak langsung,
Salah satu makanan yang sering tersaji di atas meja makan yaitu salah satunya abon. Karena, abon ini sangat praktis dan lezat untuk dinikmati dengan nasi panas jika sedang tidak ada lauk di rumah.
Ternyata pembuatan abon jugatidak terlalu sulit dan bahkan bisa dibuat sendiri di rumah menggunakan bahan-bahan yang sudah tersedia. Dibawah ini akan dibahas tentang Pembuatan Abon Kering dan Tahan Lama,
Pembuatan Abon Kering dan Tahan Lama, dengan Bahan Dasar Daging

-
Pilih Bagian Daging yang Berserat dan Tanpa Lemak
Untuk pembuatan abon, pastikan untuk memilih bagian daging yang memiliki banyak serat dan tanpa lemak. Apabila Anda ingin membuat abon daging sapi, maka bagian gandik dapat Anda jadikan pilihan. Namun, apabila Anda ingin membuat abon ayam, maka Anda dapat menggunakan bagian dada.
Tujuan memilih bagian daging yang banyak serat dan tanpa lemak ini agar daging tidak gampang hancur, bertekstur kering, dan mudah untuk disuwir halus.
Abon juga dapat terbuat dari daging ikan. Namun, untuk pembuatan abon dari daging ikan ini, Anda juga harus memilih ikan yang memiliki daging tebal dan berserat, seperti ikan tongkol atau tuna.
-
Rebus Daging Sampai Empuk
Didihkan air sekitar 1 liter, lalu rebus daging yang telah bersih sampai benar-benar matang dan empuk. Kemudian, tiriskan daging dan jika sudah dingin suwir-suwir hingga serat-seratnya tertarik, halus, dan tipis. Agar lebih mudah lagi, Anda dapat menggunakan garpu untuk menyuwir daging tersebut.
-
Masak Daging Suwir dengan Santan dan Racikan Sampai Kering
Daging yang sudah disuwir halus kemudian dimasak dengan santan dan bumbu-bumbu. Untuk penggunaan santan ini juga wajib ditambahkan. Tujuannya, agar rasa dari abon menjadi lebih gurih dan teksturnya lembut. Ketika masih direbus, Anda harus mengaduk daging secara terus-menerus secara perlahan agar daging tidak gosong dan matang merata. Rebus dan aduk terus sampai santan habis dan daging mulai mengering.
-
Gunakan Gula Merah sebagai Pemanis
Abon memiliki citarasa manis dan gurih. Nah, untuk mendapatkan rasa manis ini, Anda bisa menambahkan gula merah untuk pemanis. Caranya, masukkan gula merah langsung setelah daging disuwir. Kemudian, aduk-aduk perlahan agar tidak ada gula merah yang menggumpal.
-
Gunakan Api Kecil Agar Tidak Gosong
Abon yang baik dan enak itu mempunyai tekstur yang kering. Oleh karena itu, ketika proses memasak daging harus diasuk-aduk sampai kering dan menjadi abon adalah tahapan yang penting. Agar daging dapat benar-benar kering dengan baik, maka gunakanlah api yang kecil ketika proses perebusan dengan santan. Karena, dengan api kecil maka akan memberikan panas yang konstan dan daging dapat menjadi abon yang kering merata dan tidak ada yang gosong.
Namun, jika abon yang sudah matang dan masih terdapat minyak, maka Anda bisa menggunakan mesin peniris minyak untuk meniriskan minyak pada abon. Dengan begitu, abon yang tadinya masih terdapat minyak menjadi kering dan lezat untuk dimakan.
-
Simpan dalam Wadah Kedap Udara dan Di dalam Kulkas
Untuk abon yang sudah matang, jangan terburu-buru untuk disimpan. Diamkan terlebih dulu di suhu ruang agar panasnya menguap. Karena, jika langsung disimpan dalam wadah yang tertutup ketika masih panas, maka abon tidak akan renyah dan pasti sudah basi dalam 2 hari.
Jika, setelah panasnya menguap, barulah abon disimpan dalam wadah tertutup dan kedap udara. Abon dapat di simpan di suhu ruang dan bisa bertahan sampai 1 minggu. Namun, apabila disimpan di dalam kulkas, maka daya tahannya dapat menjadi semakin lama, yaitu bisa mencapai 1 bulan.
Sebagai penulis yang aktif di doyan-masak.com, minat besar saya terletak pada perkembangan teknologi, khususnya di bidang IT. Saya juga senang dalam proses pembelajaran dan dengan senang hati berbagi informasi seputar bisnis serta tips terkini kepada para pembaca.