Jenis dan contoh batu metamorf, atau batuan malihan, adalah batuan beku atau sedimen yang mengalami perubahan akibat pengaruh fisik dalam waktu yang lama. Pengaruh fisik ini dapat berupa suhu dan tekanan yang sangat tinggi, yang mengakibatkan perubahan pada struktur partikel-partikel penyusun batu tersebut.
Jenis Dan Contoh Batuan Metamorf
1. Batu Metamorf Kontak
Batuan kontak metamorf adalah jenis batuan yang mengalami perubahan akibat suhu tinggi, yang biasanya disebabkan oleh kedekatannya dengan magma, seperti di sekitar batuan intrusi. Contoh batuan intrusi yang dapat mempengaruhi metamorfosis ini termasuk batolit, stock, lakolit, sill, dan dike.
Luas zona metamorfosis di sekitar batolit dapat mencapai puluhan kilometer persegi, sementara di sekitar stok bisa mencapai ribuan meter persegi. Namun, di sekitar ambang dan tanggul, zona metamorfosis tersebut biasanya tidak begitu jelas.
Di zona metamorfosis, terdapat banyak bahan mineral galian yang cenderung teratur berdasarkan jaraknya dari batuan intrusi. Semakin jauh dari intrusi, derajat metamorfosis akan semakin berkurang karena suhu yang lebih rendah.
Mineral-mineral yang terbentuk melalui proses metamorfosis antara besi lain, timah, tembaga, dan zink (seng), yang berasal dari batuan kapur dan serpih berkapur.
Contoh lain dari batuan metamorf kontak termasuk batu marmer, yang berasal dari batuan sedimen seperti batu kapur di Tulungagung, Jawa Timur, serta batu bara yang ditemukan di Bukit Asam, Sumatera.
2. Batuan Metamorf Dinamo (Metamorf Kinetis)
Batuan metamorf dinamo adalah jenis batuan yang mengalami perubahan akibat tekanan sangat tinggi dalam waktu yang lama, yang dihasilkan dari proses pembentukan kulit bumi oleh energi endogen.
Tekanan yang datang dari arah berlawanan menyebabkan butir-butir mineral menjadi pipih dan ada yang mengkristal kembali. Contohnya, batu lumpur (mudstone) dapat berubah menjadi batu tulis (slate).
Contoh lain dari batuan metamorf dinamo adalah batu sabak, yang terbentuk dari sedimen tanah liat yang terakumulasi dan tertimbun oleh batuan di atasnya selama waktu yang lama. Akibat tekanan dari timbunan tersebut, batuan ini perlahan-lahan berubah menjadi batu sabak.
Jenis batuan metamorf dinamo banyak ditemukan di daerah-daerah patahan dan lipatan yang tersebar di seluruh dunia.
3.Batuan Metamorf Pneumatolitis Kontak