Cara merawat tanaman jagung manis penting untuk diketahui. Tanaman jagung manis lebih rentan dari serangan hama dan penyakit di bandingkan dengan jagung biasa. Namun dari sisi jual jagung manis menawarkan harga yang lebih baik dibanding jagung biasa. Karena sifattnya yang bisa di konsumsi langsung seperti jagung rebus atau jagung bakar, pasar jagung manis juga buka sampai ke tingkat yang retail.
Tanaman jagung manis memiliki tingkar adaptasi yang tinggi. Budidaya jagung manis tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal apabila kebutuhan hara tidak tercukupi dengan baik. Tanaman jagung manis membutuhkan unsur nitrogen (N) dalam jumlah yang besar. Akan tetapi pemberian pupuk harus memperhatikan keseimbangan antara nitrogen (N), pospat (P) dan kalium (M).
Berikut tips cara merawat tanaman jagung manis yang benar.
Setelah benih jagung maanis ditanam, maka langkah selanjutnya adalah melakukan taha pemeliharaan agar benih jagung manis yang sudah ditanam berkembang denga optimal. Tahap pemeliharaan jagung manis dapat dilakukan dengan beberapa tahap berikut ini.
1.Penyulaman
Tahap penyulaman tanaman jagung maanis dapat dilakukan dengan mengecek langung bibit jagung manis yang sudah ditanam kurang lebih 1 minggu untuk memastikan bibit jagung mengalami pertumbuhan yang baik. Selain itu, anda juga harus mengecek jika ada bibit jagung yang tidak tumbuh dengan baik, anda harus mencabutnya dan mengganti denga bibit jagung manis yang baru sehingga pertumbuhan jagung lebih seragam.
Baca juga : Cara memulai peluang bisnis jagung bakar untuk pemula
2. Penyiangan
Pada tahap ini, penyiangan baru dapat dilakukan ketika benih jagung berusia dua minggu. Cara melakukan penyiangan yaitu dengan membersihkan rumput liar dan gulma yang tumbuh disekitar tanaman jagung manis.
Selain membersihkan rumput liar dan gulma yang tumbuh, pada proses ini juga dapat melakukan proses pembubuhan yaitu proses menambahkan gundukan tanah pad bagian batang dan akar jagung agar batang dan akar tanaman jagung lebih kokoh dari sebelumnya.
3. Penyiraman
Tahap penyiraman juga wajib dilakukan untuk menjaga kelembapan tanah dan menghindarkan tanah agar tidak kekeringan. Proses penyiraman dapat dilakukan beberapa kali dalam sehari. Terutama jika anda menanam benih pada musim kemarau, maka prosespenyiraman merupakan hal yang harus diperhatikan agar tanaman jagung dapat tumbuh dengan maksimal dan tidak akan kekurangan air.
4. Pemupukan
Pemupukan merupakan tahap yang penting juga untuk dilakukan. Walaupun di awal masa tanam sudah dilakukan pemupukan, namun setelah tumbuhan jagung mengalami pertumbuhan asupan tutup harus tetap diberikan agar tanaman jagung tidaak kekurangan unsur harqa seperti kalium, nitrogen dan fosfat yang dapat diperoleh melalui pupuk. Pupuk yang daapat digunakan misalnyapupuk kandang bokashi. Proses pemupukan ini dapat dilakukan setelah jagung telah berusia dua bulan.
Pengendalian hama dan penyakit
Pengendalian hama dan penyakit juga penting untuk dilakukan agar tanaman jagung terhindar dari hama dan penyakit yang dapat menyebabkan pertumbuhan jagung tidak optimal. Jika tanaman jagung telah terkontaminasi oleh hama dan penyakit maka perlu dilakukan pembasmian dengan benar. Berikut adalah jenis hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman jagung manis :
- Kutu daun
Kutu daun menyerang bagian daun jagung denga mengeluarkan sejenis embun daaun jagung yang dapat menyebabkan daun jagung berubah menjadi warna hitam.Hama jenis ini dapat dicegah dengan menggunakan musuh alaminya yaitu Lysiphlebus mirzai, coccinella sp dan miscraspis.
- Hama ulat tongkol
Hama ini sering menyerang bagian tongkol jagung. Cara pembasmian hama ini dapat dilakukan dengan melakukan pengolahan dengan lebih baik agar munculnya hama ulat tongkol ini dapat diminimalisir untuk tanam berikutnya.
- Hama penggerek batang
Hama ini berupa larva yang menyerang bagian batang tanaman jagung dengan cara memakan batang jagung. Cara pengendaliannya yaitu dengan melakukan rotasi tanam. Atau bisa juga dengan melakukan pemusnahan dengan memanfaatkan musuh alaminya yaitu euborellia annulata atau trichrogamma.
- Penyakit karatan
Munculnya penyakit ini ditandai dengan bisul berwarna jingga atau kecokelatan padad permukaan daun. Penyakit karatan dapat berkembang dalam suhu 16°C sampai 23°C dan kelembapam yang tinggi. Cara pencegahannya adalah dengan memilih benih jagung manis yang tahan terhadap penyakit, melakukan perawatan denga benar dan rutin melakukan pembersihan lahan.
- Penyakit bule
Penyakit ini umumnya menyerang daun jagung dan ditandai dengan munculnya garis-garis maupun perubahan warna jagung menjadi warna kuning. Bahkan apabila sudah parah, daun jagung dapat berubah menjadi warna cokelat. Penyakit ini umumnya muncul karena melakukan penanaman di luar musim untuk penanaman jagung.
- Belalang
Hama ini sering kita jumpai di padang rumput atau persawahan. Cara mencegahnya yaitu dengan menggunakan musuh alaminya yaitu laba-laba atau burung.
- Tikus
Hama ini biasanya muncul di ladang jagung bekas persawahan. Cara pencegahannya yaitu dengan melakukan pemburuan tikus di sarangnya sehingga tikus tidak dapat berkembang biak yang lebih banyak lagi.
Kunjungi : https://www.rumahmesin.com/produk/mesin-pemipil-jagung/
Saya adalah penulis yang aktif di doyan-masak.com dan memiliki minat yang besar terhadap perkembangan teknologi, terutama di bidang IT. Selain itu, saya senang belajar berbagai hal dan dengan senang hati berbagi informasi seputar bisnis serta tips terkini dengan para pembaca.