Cara pembuatan abon ayam yang dapat digunakan stok lauk dirumah ketika malas memasak. Abon salah makanan yang sangat digemari masyarakat Indonesia. Uumunya abon terbuat dari daging sapi, ayam, dan juga ikan.
Abon jadi penyelamat ketika tidak sempat memasak, cukup disajikan dengan nasi hangat maka dapat menggugah selera.
Baca Juga: Cara Membuat Abon Sapi Rumahan
Cara Pembuatan Abon Ayam
A. Alat Yang Digunakan
- Pisau
- Talenan
- Baskom atau wadah sejenisnya
- Cobek dan Ulekan
- Kompor
- Panci
- Spatula
- Spinner
B. Bahan Yang Dibutuhkan
- Daging Ayam
- Santan Kental
- Gula Merah
- etumbar yang telah disangrai
- Kemiri
- Bawang Merah
- Bawang Putih
- Lengkuas
- Daun Salam
C. Cara Membuat Abon Ayam
Cara membuat abon menggunakan daging apapun sebenarnya sama. Hanya berbeda pada bahan dasar yang digunakan dan juga tambahan varian rasa seperti pedas, pedas manis, dan lainnya.
1. Pembersihan
Bahan baku utama yang digunakan dibersihkan terlebih dahulu. Pembersihan dengan membuang bagian – bagian daging ayam yang tidak digunakan seperi tulang, lemak dan kulit yang menempel sehingga hanya menyisakan daging nya saja.
2. Perebusan
Bahn – bahan yang telah dicuci bersih kemudian direbus sampai matang. Tujuan perebusan adalah ddaging ayam menjadi lebih empuk dan memudahkan ke dalam proses selanjutnya.
Proses perebusan tidak berjalan lama karena daging ayam memiliki tekstur dan serat yang lunak. Perebusan tidak boleh terlalu lama, karena akan menurunkan rasa dan tekstur daging ayam akan menjadi terlalu empuk.
Setelah itu ditiriskan agar kadar air dalam daging berkurang dan daging agar cepat dingin. Sebaiknya diletakkan pada wadah yang lebar dan daging tidak menindih daging lainnya agar daging cepat dingin.
3. Pencabikan
Untuk mendapatkan daging menjadi serat – serat yang lebih kecil maka dilakukan pencabikan. Untuk olahan sendiri pencabikan dapat dilakukan dengan manual dan bantuan garpu.
Apabila di dalam industri maka proses ini menggunakan alat khusus untuk menghancurkan daging ayam.
4. Penambahan Bumbu
Setelah daging ayam menjadi serat – serat yang halus maka sisihkan terlebih dahulu. Haluskan bumbu – bumbu yang telah disiapkan secara manual atau menggunakan alat.
Setelah itu tumis bumbu – bumbu tersebut hingga aroma harum tercium. Masukkan daging ayam ke dalam bumbu. Agar abon lebih gurih tambahkan juga santan kelapa kental.
Aduk hingga semua bumbu tercampur merata dan santan telah mengering.
5. Penggorengan
Bahan – bahan yang stelah dicampur dengan santan dan bumbu rempah – rempah selanjutnya di goreng. Tujuan mengoreng ini gar abon ayam lebih kering karenakadar air akan menyusut oleh energi panas dan minyak.
Gunakan api kecil atau sedang dalam proses penggorengan ini karena proses pengeringan cukup lama sehingga abon tidak cepat gosong. Goreng sampai abon ayam berwarna coklat kekuningan.
Penggorengan dapat meningkatkan rasa, lebih awet, dan juga kandungan giziĀ pada abon ayam.
6. Minyak Ditiriskan
Sisa – sisa minyak penggorengan masih tercampur dengan abon ayam, maka perlu ditiriskan agar minyak – minyak tidak mengendap pada abon. Apabila minyak dalam abon ayam bisa dilakuakn dengan pengepresan.
Dapat menggunakan alat pengepress dan juga secara manual dengan cara dibungkus kain lalu ditekan hingga minyaknya keluar. Angin – anginkan sampai abon kering.
7. Pengemasan Abon
Abon disimpan di dalam toples atau wadah semacamnya yang memiliki penutup. Untuk dijual gunakan kemasan yang menarik dan aman.
Wadah harus tertutup rapat agar kualitas abon tetap terjaga dan tidak rusak selama proses pengemasan, serta tidak merubah rasa dan keawetan dari abon ayam.
Baca Juga: Pakan Kambing Yang Bagus, Mudah Ditemukan Di Sekitar Rumah
Sebagai seorang penulis yang aktif di doyan-masak.com, minat besar saya terletak pada perkembangan teknologi, khususnya di bidang IT. Saya juga senang dalam proses pembelajaran dan dengan senang hati berbagi informasi seputar bisnis serta tips terkini kepada para pembaca.